kusebut ini ungkapan hati

Katakan apa lagi yang kau mau dariku
Katakan tanpa bumbu pemanis beracun itu
Cukup intinya, tanpa teori-teori yang banyak, yang memusingkan, berbelit-belit
Pun bila nanti akhirnya fakta akan kau balikkan
Katakan saja
Biarkan hati mati ini mencerna
Agar logika tak lagi bertanya-tanya

Adakah yang kau sampaikan itu adalah sebuah pertolongan?
Berusaha menghentikkan monolog-monolog ku dalam malam kaku
Jadi sebenarnya kau tahu salahmu?
Oh, aku tak boleh menyalahkanmu
Karena kamu pasti akan berkata yang ambigu
Yang bisa saja nyata atau palsu

Kesalahanku melupakan prinsipku demi kamu dan keangkuhanmu
Bayarannya aku terombang-ambing
Dalam hidup yang makin keras
Dalam perang dua sisi dalam hati
Terseret dalam hitam yang semakin kelam
Tapi buat mu aku cahaya!

Katakan apa lagi yang kau mau dariku
Agar logika tak lagi betanya-tanya
Agar kau puas memenangkan semua
Tapi tidak dengan kebenaran yang sesungguhnya

 

27juli untuk malam-malam kaku

untuk mei kedelapanbelas, sebelum pudar

sebenarnya kamu bisa menghentikan langkahku, jika kamu mau
akupun bisa menghentikannya, jika aku mau
tapi tiada yang terucap dari bibir kita
seakan satu sama lain ingin melihat apa yang akan terjadi
bila hujan dan matahari
memesona di saat yang sama

dan semuanya buyar
aku dengan inginku
kamu dengan hasratmu
kita dengan keegoisan kita
aku dengan rasa yang kau tak pernah tau
kamu dengan rasa yang tak pernah ada
aku
dan kamu

dan diriku, yang semakin tak mengerti kamu

dan ketika semua terulang tanpa rasa, aku pergi tanpa air mata, namun bukan berarti tanpa luka :)

bercerita tentang realita (dan cinta)

apa sih maumu?
kemarin kau ajarkan aku untuk menyayangi dengan ketulusan
kepada siapapun aku tak berharapĀ  dimengerti
sampai kau sentuh hatiku
dan berkata kami harus menyatu
dan berkata aku telah merasakanmu sebelum sadar bahwa itu kamu

lalu kamu juga menuntunku tuk percaya
aku lena, menikmati sepenuhnya
bermimpi, berharap, bercita-cita
berusaha meraihnya
lalu tersadar akan
realita

yang tak akan sama
dengan mimpi
harap
dan semua yang terencana

apa sih maumu?
datang dengan pesona
pergi meninggalkan luka

keepada cinta: seandainya kamu bisa berbicara dan menjawab semua, 03052011

entah apa judulnya

malam, jangan biarkan penat datang dulu

masih ada yang ingin kusampaikan padamu
sedikit mengadu
mengapa angin begitu sulit membiaskan ingatanku akan rasa

yang masih saja ada
yang masih saja tak kunjung hilang
yang masih saja pada sosok yang sama
tak berbalas
tak terganggu oleh luka
terangkum dalam nada yang kusenandungkan tiap mengiringi
pergimu diganti pagi

pagi yang hening dengan semburat cahaya cahaya pelankan langkahmu!
jangan ingatkan aku akan berapa banyak waktu yang telah kulewatkan
bercumbu bersama sepi

mei2011

sweetest messages that i’ve ever recieved

Coba kalian bayangin situasi ini:

Kuliah minggu pertama setelah libur dengan dosen tua yg suka ngomel-ngomel ngatain mahasiswanya ‘bodoh’, tapi tangan kegatelan pengen smsan sama temen or pacar sehingga otak mencari ide biar bisa tetep nyimak kuliah tanpa ketauan lagi smsan. Saya kayaknya waktu itu emang lagi sedikit stres sehingga disaat semua temen-temen kuliah saya bahkan gak berani mengganti posisi duduk mereka barang lima derajat ke kiri, saya malah asik memasukkan jari kanan saya ke dalam tas, memencet-mencet layar hape putih saya yg saya kasi nama monic (gubrak) sambil mata saya sekali-sekali menatap pak dosen yang asik membicarakan daun (baca: smsan).

Lalu tiba-tiba, setelah sekian lama hati saya sulit bergetar karna hal-hal sepele, datanglah satu sms yang, waw, jujur, hampir bikin saya nangis di tempat kalo ga nginget lagi di kelasss aja (wooooo, lebaiiiiii xp).

this is it:

saat semua kisah cintamu tertulis dalam tiap lembar buku hidupmu,

dimana masing-masing cerita dan orang mengisi tiap lembarnya,

ada yang cerah dan kelam disetiap ceritanya,

tuliskan semua cerita tentangku saat semua sudah mulai terisi,

sisakan satu halaman lembar terakhir untukku,

tuliskan semua cerita kita pada lembar terakhir itu,

karena aku ingin menjadi sosok terakhir yang mendampingimu, yang melengkapi semua cerita cintamu,

saat kau sudah menutup buku untuk cerita yang lain…


Coba tebak siapa yang kirim? ;p

sms19022010.11.38am