welcome 2012

I started this year by lifting all the things that is not me but still in me…

Heyhooo, sudah duaribuduabelas ya ternyata. Well, berhubung ini adalah post pertama saya di tahun ini, ijinkan saya mengucapkan Happy 2012 to all of you. May all your wishes come true in this year yah :)

Waw, ada banyak banget sebenarnya yang mau saya share hari ini. Tapi yah, karena kebanyakan, jadi bingung mau mulai cerita dari mana. Ini nih akibat mulai jarang nulis. Gimana mau nulis coba, habis gawe bawaanya pengen tepar melulu. Rasanya tiap masuk kamar tuh kasur manggil-manggil melulu minta dijamah :p Oke, let’s start it by something what we called ‘kepribadian’. Pernah nggak, suatu saat kalian merasa jenuh sama sikap kalian sendiri? Terlintas di benak kalian pertanyaan seperti, aduuuh kok aku gini terus sih, harusnya kan gini, harusnya kan gitu.

Well, tiap orang punya sisi baik dan buruknya masing-masing. Sayapun begitu. Akhir-akhir ini, tepatnya di penghujung tahun lalu dan sedikit di awal tahun ini, saya benar-benar ngerasa capek dengan sisi buruk dalam diri saya sendiri. Pertama, saya capek sakit-sakitan (salah sendiri nggak jaga kondisi), kedua, saya capek ngiri sama orang-orang yang bisa dapetin apa yang mereka mau dengan mudah, ketiga, saya capek mikirin apa yang orang lain pikirin tentang saya. Yang terakhir itu serius dan parah loh. Itu salah satu sisi negatif dalam diri saya yang paling berbahaya dan menjatuhkan. Mungkin orang-orang yang baru kenal saya akan berpikir saya ini tipe orang yang cuek, tapi belakangan saya tidak. Hal-hal sepele bisa saya pikirin, padahal seingat saya, dulu saya bukan pribadi yang seperti itu. Dan, sumpah, itu amat-sangat-melelahkan.

So, mulailah saya meninggalkan semua itu perlahan-lahan. Saya nggak ambil pusing lagi dengan apa yang orang-orang pikirin tentang saya. Saya berbaikan dengan kata hati dan mulai mengikuti langkahnya lagi. Saya menemukan sosok yang hilang dari diri saya sendiri. Saya meninggalkannya. Dan saya menjadi diri saya sendiri lagi :)

Tahun kemarin memang too many drama, sampai rasanya saya nggak kenal lagi sama diri saya sendiri. Tapi tahun ini harus berbeda. Yang rusak harus dibenahi, yang luka harus diobati, yang patah semangat harus berharap lagi. Karena kita hidup untuk hari ini dan besok, bukan kemarin. Iya, kan?

welcome home, verum me

Semoga semua target tahun ini tercapai, happy new year! -mahap telat-